These Names Voters Who Participate In West Papua Act of 1969
Selasa, 30 April 2013
0
komentar
Judul : Buku Informasi Kawasan Konservasi Di Papua Barat.
Penerbit : Balai Besar KSDA Papua Barat.
Tahun : 2011.
Buku informasi kawasan ini secara umum memuat data dan informasi potensi sumber daya alam kawasan konservasi di wilayah kerja Balai Besar KSDA Papua Barat.
Kabupaten Tambrauw merupakan kabupaten baru yang dimekarkan dari kabupaten Sorong dan kabupaten Manokwari pada tahun 2009 berdasarkan keputusan MK RI Nomor 127/PUU-VII/2009, tanggal 25 Januari 2009. Kabupaten Tambrauw terdiri dari 11 distrik yaitu Abun, Amberbaken, Fef, Kebar, Kwoor, Miyah, Moraid, Mubrani, Sausapor, Snopi, dan Yebun. Dengan ibu kota pemerintahan di Fef.
Kabupaten Tambrauw memiliki kawasan konservasi yang dapat dikatakan masih asli yaitu CA. Pengunungan Tambrauw, TWA (Taman Wisata Alam) Pulau Dua dan juga SM. (Suaka Margasatwa) Jamursba Medi.
SM. Jamursba Medi; merupakan pantai peneluran penyu Belimbing (Dermochelis coriacea), dan juga beberapa jenis penyu lainnya seperti penyu Sisik, penyu Hijau dan penyu Tempayang. Menurut penelitian yang dilakukan oleh BBKSDA Papua Barat, WWF dan NOOA, diketahui bahwa penyu Belimbing yang setiap tahun naik dan bertelur di pantai Jammursba Medi mencari makan sampai ke pantai Florida Amerika Serikat dan setelah itu ia akan kembali lagi ke pantai Ja,mursba Medi untuk bertelur. Penyu Belimbing ini merupakan maskot pemerintah kabupaten Tambrauw sehingga dipakai sebagi logo kabupaten. Menyaksikan aktivitas "Dinosaurus" ini di pantai Jamursba Medi merupakan pemandangan yang langka dan unik. Anda dapat mengabadikan semuanya dengan camera atau handycam.
Pulau Dua merupakan daerah singgah penyu Belimbing, penyu Sisik, penyu Hijau dan penyu Tempayang sebelum mendarat di pantai Jamursba Medi untuk bertelur. Di pulau ini terdapat berbagai jenis karang, ikan, penyu, dan biota laut lainnya yang masih asli. Pulau Dua memiliki tutupan karang sekitar 70% yang sehat. Sekitar pulau ini anda dapat menyelam pada kapal karam Ex-Perang Dunia II yang tengelam dan juga pesawat tempur. Kapal-kapal ini bagai rumah ikan yang dibentuk sebagai sebuah taman bawah air. sekitar Pulau Dua dikelingi pasir putih lembut, yang dapat memanjahkan anda berjemur diterpa sinar matahari,
Pteridophyta (Tumbuhan paku-pakuan) merupakan tumbuhan dengan "kormus" yang telah jelas. artinya bahwa bagian tubuh tumbuhan ini telah dapat dibedahkan menjadi 3 bagian pokok yang telah jelas yaitu akar, batang dan daun. Bagian tumbuhan paku-pakuan yang muda dikenal dan sebagai salah satu ciri-ciri yang membedahkannya dengan tumbuhan jenis lain adalah daun muda yang mengulung atau disebut Vermasi. Daun muda ini akan membuka setalah dewasa. Berdasarkan habitat (tempat hidup), tumbuhan paku-pakuan dapat dibedakan menjadi Jenis tumbuhan paku-pakuan Terestrial, yaitu jenis tumbuhan paku-pakuan yang hidup di tanah. jenis tumbuhan paku-pakuan Efipit, yaitu jenis tumbuhan paku-pakuan yang hidup menumpang pada tumbuhan lain. jenis tumbuhan Aquatik, yaitu jenis tumbuhan paku-pakuan yang hidupnya di dalam air.
Tumbuhan Paku-pakuan telah lama dikenal yang dimanfaatkan oleh manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Oleh Masyarakat adat disekitar pengunungan Arfak juga telah memanfaatkan tumbuhan paku-pakuan untuk kebutuhan hidup sehari-hari. Ada yang dimanfaatkan sebagai bahan kontruksi, tanaman hias, obat-obatan, makanan, busana dan mejig. Beberapa jenis tumbuhan paku-pakuan yang terdapat pada lahan perkebunan PT. Perkebunan Nusantara II Distrik Warmare yang dimanfaatkan oleh masyarakat suku Hatam adalah Agiopteris avecta (Nunggu nowa/bahasa Hatam) dimanfaatkan sebagai dimanfaatkan untuk mengobati bisul atau penyakit kulit lainnya; Cyclosorus sp (Avuat-bahasa Hatam) dimanfaatkan sebagai obat sukit gigi. Lycopodium spp (Safu-bahasa Hatam) dimanfaatkan sebagai tanaman hias, Lycopodium deuterudensum (Soya-bahasa Hatam) dipercaya dapat mengusir jin atau hantu dari rumah, Ophioglossum sp (Mbrus-Bahasa Hatam) dimanfaatkan sebagai obat penyubur rambut.
Paku-pakuan (Pteridophyta) memiliki nilai ekologis dan nilai ekonomi di alam ini. Nilai ekologis yang dimiliki tumbuhan paku-pakuan adalah sebagai penutup tanah sehingga berfungsi mengatur tata air dan mencega terjadinya erosi serta menjaga ekosistem hutan. Jenis tumbuhan paku-pakuan tertentu juga di manfaatkan sebagai sayur-sayuran, obat-obat, bahan kosmetik dan beberapa jenis yang memiliki perawakan dan daun yang unik dimanfatkan sebagai tanaman hias.